Seberapa Perlukah Ujian Itu?

25 Mar

Seberapa Perlukah Ujian Itu?

Ujian? Penting tidak?

Belakangan ini kita banyak membahas tentang isi salah satu paslon yaitu meniadakan UN bagi para pelajar.  Alasan yang diutarakan adalah biaya melakukan Ujian Nasional dianggap berbiaya tinggi dan menjadi beban APBN Republik Indonesia. Penulis ingin mengajak pembaca kembali kepada proses pembelajaran dimana sebuah kegiatan ujian dilakukan.

Dalam sebuah proses pembelajaran, umum dilakukan aktivitas ujian dengan tujuan mengetahui seberapa baik penerimaan materi belajar oleh murid-murid.  Pengajar juga ingin mengetahui kesulitan, apa yang tidak dapat dipahami, metode pembelajaran yang cocok dengan sang murid serta umpan balik dari audiens murid terhadap sang pengajar itu sendiri.  Kadang ujian menjadi tolok ukur pemberian motivasi dan perbandingan antar murid. Hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan proses pembelajaran.

Proses Pembelajaran dan Umpan Balik.

Demikian juga proses pelatihan kompetensi Contact Center biasanya dimulai dengan Pre Test (Pra Pelatihan) yaitu mengetahui Pemahaman sebelum memulai pelatihan lalu diadakan pelatihan yang berlangsung satu atau dua hari dan ditutup dengan Post Test (Paska Pelatihan).  Umumnya pertanyaan menggunakan pilihan ganda dan disajikan dalam 10 atau 20 soal. Dari sini Pengajar mendalami  peningkatan Pemahaman para murid sebelum dan sesudah pelatihan diadakan.

Ujian umum Contact Center Indonesia Certification atau CCIC adalah Ujian dengan tipe model penyajian yang kompleks dan pilihan ganda.  Pertanyaan-pertanyakan disajikan cukup kompleks antara teori dan berusaha disangkutkan dengan kondisi riil dan beragam situasi aspek contact center.  Jika mengacu kepada pendidikan Indonesia, mungkin setingkat tipe-tipe pertanyaan Higher Order Thinking Skill (atau HOTS) dimana pertanyaan tidak berlandaskan hapalan semata tetapi lebih kompleks dari bentuk ini.   HOTS sebenarnya diambil dari struktur pembelajaran Blooms Taxonomy, bagi pembaca yang ingin mengupas lebih lanjut dapat membuka google untuk mengetahui hal ini.  Referensi sbb: https://en.wikipedia.org/wiki/Higher-order_thinking

Bentuk lain Ujian yang sangat formal pernah Penulis alami. Jika rekan-rekan mendalami sertifikasi COPC Register Coordinator (pelatihan ini diadakan untuk individual yang akan menjadi coordinator organisasi mengambil sertifikasi COPC -2000 standard), ujian dilakukan dalam bentuk tertulis ataupun menggunakan desktop dan berbentuk open book. Dimana peserta diuji dalam waktu 3 (tiga) jam dan dibebaskan untuk membuka semua buku ataupun manual book tetapi inti dari Ujian tersebut adalah seberapa dalam Pemahaman akan implementasi dari prinsip-prinsip COPC yang diterapkan dalam operasional studi kasus riil.  Beragam soal dan pengertian akan ditanyakan untuk mengetahui seberapa dalam murid memahami materi yang diajarkan.

Secara umum dapat disimpulkan ujian adalah cara untuk mengetahui atau mengukur seberapa dalam Pemahaman dari para murid dan cara bagi pengajar mendapatkan umpan balik. Bentuk umum Ujian adalah Testing baik mengisi, pilihan ganda, deskripsi cerita (essai). Sehingga sekolah umum mengenal istilah UTS atau Ujian Tengah Semester dan UAS atau Ujian Akhir Semester. Tetapi tidak semua Ujian berbentuk Testing. Untuk murid-murid yang bersekolah di kurikulum IB (International Baccalaureate) secara umum tidak mengenal istilah UTS ataupun UAS. Lalu darimana penilaian ataupun umpan balik didapat? Setiap murid pada tengah atau akhir Semester harus mempresentasikan Summative (rangkuman) akan materi yang dipelajari dan mempresentasikannya.  Sehingga cukup sering murid murid menjabarkan hal ini dalam bentuk Mind Mapping. Ada juga tugas berbentuk Paper (dulu dikenal sebagai Skripsi) dimana murid mengupas satu topik pilihannya dan menunjukkan beragam atribut skill yang ditunjukkan ketika melakukan aktivitas tersebut.  Paper disajikan dengan mematuhi struktur tertentu dan kaidah keilmuan yang disepakati.

Apakah pembelajaran memerlukan mekanisme umpan balik? Jika jawabannya ya maka sudah pasti Ujian tetap diperlukan, hanya bentuknya dapat dibuat lebih beragam dan sesuai kebutuhan pembelajaran tersebut.

 

Grace Heny

Grace.heny@168solution.com

COPC RC Release 4.2 Certified

CIAC Management Consultant

CCIC Certification

ContactCenterWorld Best Practice

  • 25 Mar, 2019
  • 168Solution Public Class

Share This Story